Rabu, 20 Juni 2012

Apakah yang dimaksud dengan Penalaran ?


            Pengertian penalaran Penalaran adalah suatu proses berfikir manusia untuk menghung-hubungkan data atau pakta yang ada sehingga pada satu kesimpulan. Data atau fakta yang akan dinalar itu boleh benar dan boleh tidak benar disinilah letak kerjanya penalaran orang akan menerima data dan fakta yang benar dan tentu saja akan menolak fakta yang belum jelas kebenarannya. Data yang dapat dipergunakan dalam penalaran untuk menapai satu simpulan ini harus berbentuk kalimat pernyataan . kaliamat pernyataan yang dapat dipergunakan sebagai data itu disebut reposisi.


  • Contoh Penalatan
    Logam 1 dipanasi dan memuai
    Logam 2 dipanasi dan memuai
    Logam 3 dipanasi dan memuai
    Logam 4 dipanasi dan memuai
    dan seterusnya



Apakah yang dimaksud dengan Term ?

Term adalah suatu kata atau suatu kumpulan kata yang  merupakan ekspressi verbal dari suatu pengertian. Bagian dari proposisi yang berfungsi sebagai subyek  atau predikat, serta dapat berfungsi sebagai penghubung antara dua proposisi yang disebut premis dalam sebuah silogisme. Tidak semua kata atau kumpulan kata adalah term, meskipun setiap term itu adalah kata atau kumpulan kata. Alasannya: tidak semua kata atau kumpulan kata pada dirinya sendiri  merupakan ekspressi verbal dari pengertian, dan bahwa tidak semua kata pada dirinya  sendiri berfungsi sebagai subyek atau predikat dalam suatu proposisi.

Term adalah kata atau sejumlah kata yang dapat berdiri sendiri. Jenis kata seperti itu disebut kata kategorimatis. Mis. : bunga, burung, pohon (term tunggal), orang tua asuh, pencinta lingkungan hidup (term majemuk).

Jenis-Jenis Term :
Dalam kaitan dengan pengertian (arti yang  dikandungnya):
  • Term Univok (satu kata, satu pengertian) : karyawan,  pelanggan, guru, manager.
  • Term Ekuivok (satu kata, lebih dari satu pengertian):   genting, bulan, bait, pasar.
  • Term Analog (satu kata, pengertian bisa sama bisa  berbeda): ada, suap, sehat.


Dalam kaitan dengan jumlah kata:
  • Term Tunggal : gunung, manusia, kejahatan.
  • Term Majemuk : Kereta api, lapangan sepak bola, CEO, TQM, BKIA, KPKPN.


Term ditinjau dari luasnya:
  • Term Singular: mengatakan tentang satu hal tertentu
  • Term Partikular: mengatakan tentang sebagian
  • Term universal: mengatakan tentang seluruh luasnya.


Berdasarkan sifatnya
  • Term Distributif: berlaku untuk setiap anggota
  • Term Kolektif: berlaku pada sesuatu sebagai satu  kesatuan


Berdasarkan fungsinya dalam proposisi dan silogisme
  • Term subyek
  • Term predikat
  • Term menengah / terminus medius


Apakah yang dimaksud dengan Premis ?



Premis adalah pernyataan yang digunakan sebagai dasar penarikan kesimpulan.
Merupakan kesimpulan yang ditarik berdasarkan premis mayor dan premis minor.
Subjek pada kesimpulan itu merupakan term minor.
Term menengah menghubungkan term mayor dengan term minor dan tidak boleh terdapat pada kesimpulan.
Perlu diketahui, term ialah suatu kata atau kelompok kata yang menempati fungsi subjek (S) atau predikat (P).
Contoh:
1.  Semua cendekiawan adalah manusia pemikir.
2.  Semua ahli filsafat adalah cendekiawan.
3.  Semua ahli filsafat adalah manusia pemikir.


Contoh kalimat Proposisi

Proposisi dibagi menjadi 4 jenis :

1. Bentuk: Tunggal dan jamak.
Contoh:
- Dewi Persik bernyanyi dan menari.
- Kakak memancing dan memakan ikan.

2. Sifat: kategorial dan kondisional.
Proposisi kategorial adalah proposisi dimana hubungan antara subjek dan predikatnya tidak mempunyai syarat apapun.
Contoh:
- Semua bayi menangis di malam hari.
- Setiap rumah memiliki atap
Proposisi kondisional dibagi menjadi 2 yaitu:
Proposisi hipotesis adalah proposisi dimana hubungan antara subjek dan predikat membutuhkan syarat tertentu.
Contoh:
- Jika lampu menyala, ruangan terlihat terang.
- Jika air dimasukkan ke kulkas maka akan terasa dingin.
Proposisi disjungtif adalah proposisi dimana hubungan antara subjek dan predikat tidak membutuhkan syarat tertentu.
Contoh:
- Meja itu berwarna coklat atau hitam.
- Kakak membaca buku pelajaran atau komik.

3. Kualitas: Afirmatif/positif dan negative.
Proposisi afirmatif adalah proposisi dimana predikatnya mendukung atau membenarkan subjeknya.
Contoh:
- Semua helm dipakai di kepala.
- Semua ayam betina berkotek.
Proposisi negative adalah proposisi dimanan predikatnya menolak atau tidak mendukung subjeknya.
Contoh:
- Tidak ada satupun pria yang memakai rok.
- Tidak ada satupun mahluk hidup yang hidup kekal di dunia ini.

4. Kuantitas: Universal dan spesifik/khusus.
Proposisi universal adalah proposisi dimana predikatnya mendukung atau mengingkari semua.
Contoh:
- Tidak ada satupun kipas angin yang tidak mengeluarkan angin.
- Tidak ada satupun hewan herbivora yang memakan daging.




Apakah yang dimaksud dengan PROPOSISI ?


Proposisi merupakan pernyataan dalam bentuk kalimat yang memiliki arti penuh, serta mempunyai nilai benar atau salah, dan tidak boleh kedua-duanya. Maksud dari kedua-duanya ini adalah dalam suatu kalimat proposisi standar tidak boleh mengandung 2 pernyataan benar dan salah sekaligus.

Selasa, 08 Mei 2012

Paragraf Deduktif dan Induktif

PARAGRAF DEDUKTIF DAN INDUKTIF

Paragraf adalah susuna dari beberapa kalimat yang terjalin utuh, mengandung sebuah makna, dan didalamnya terdapat gagasan utama.
Paragaraf deduktif dan Induktif adalah salah satu contoh paragraph yang dilihat dari letak gagasan utamanya.

1.Paragraf Deduktif
Paragraf deduktif adalah paragraf yang kalimat utamanya terletak di awal paragaraf dan dilengkapi dengan kalimat penjelas sebagai pelengkapnya. Paragraf ini diawali dengan pernyataan umum dan disusul dengan penjelasan umum.

Contoh:
Pada tahun 2008 kualitas masyarakat Indonesia semakin rendah. Hal ini dapat dilihat dari semakin meningkatnya angka pengangguran di Indonesia.Yang tahun sebelumnya hanya 30%, prosentase angka pengangguran dan tahun ini bertambah menjadi 40%. Angka kriminalitas di Indonesia juga semakin membeludak.Dan yang paling parah banyak masyarakat Indonesia yang tidak mengikuti program pemerintah 9 tahun. Dilihat dari dua realita ini kita suda bisa mengukur SDM masyarakat Indonesia


2.Paragraf Induktif
Pargaragraf Induktif adalah Paragraf yang kalimat utamanya terletak diakhir kalimat dan kalimat penjelasnya terletak di awal paragraph. Paragraf ini diawali dengan urutan pernyataan khusus dan disusul dengan pernyataan umum.

Contoh:
Setiap hari Abo selalu pulang malam. Sekitar jam 20.00. Sangat tak masuk akal jika seorang pelajar pulang malam. Diapun tak pernah belajar. Hidupnya selalu di penuhi dengan gemerlapnya dunia. Tak ada kata susah didalam pikirannya. Maka dari itu sangart wajar sekali jika Abo tidak naik kelas

Rabu, 14 Desember 2011

sisi negatif selalu bergantung pada internet


Pada kehidupan  seperti sekarang ini kita mungkin tidak asing lagi dengan namanya internet, bisa dikatakan jendela dunia saat ini adalah internet, kenapa bisa begitu karena minat baca masyarakat saat ini sudah minim sekali, apalagi bagi anak-anak usia dini mereka sudah dikenalkan oleh internet maka dari itu minat baca terutaman anak usia dini sudah menurun sekali minta bacanya dan beralih pada internet, mereka dapat mencari informasi atau gambar-gambar dan permainan itu melalui internet. Salah satu sisi internet juga bisa berdampak negatif bagi anak-anak maupun orang dewasa, berikut sisi negatif yang selalu bergantung pada internet.
1.      
 mengabaikan kehidupan social.

Adakalanya seseorang yang telah kecanduan internet, bisa saja menghiraukan social disekelilingnya, orang tersebut bisa terpaku seharian di internet tanpa tahu apa yang ada di lingkunagnnya, hal ini memang cukup berbahaya jika terjadi, untuk itulah jia anda seorang netter, sebisa mungkin luangkan waktu untuk sekedar berbincang atau bercakap-cakap dengan masyrakat sekitar.
2.      
Cyber-relational addiction
adalah keterlibatan yang berlebihan pada hubungan yang terjalin melalui internet (seperti melalui chat room dan virtual affairs) sampai kehilangan kontak dengan hubungan-hubungan yang ada dalam dunia nyata.

3.       Penipuan, 
hal ini memang merajalela di bidang manapun. Internet pun tidak luput dari serangan penipu. berbagai modus menipu dalam internet bermunculan. dan bagi kita yang hobby berbelanja di internet memang harus berhati-hati dan tidak mudah percaya dengan segala macam dan produk yang ditawarkan di internet. karena jika kita tak teliti, kita pun bisa menjadi korban penipuan.