PARAGRAF DEDUKTIF DAN INDUKTIF
Paragraf adalah susuna dari beberapa kalimat yang terjalin utuh, mengandung sebuah makna, dan didalamnya terdapat gagasan utama.
Paragaraf deduktif dan Induktif adalah salah satu contoh paragraph yang dilihat dari letak gagasan utamanya.
1.Paragraf Deduktif
Paragraf deduktif adalah paragraf yang kalimat utamanya terletak di awal paragaraf dan dilengkapi dengan kalimat penjelas sebagai pelengkapnya. Paragraf ini diawali dengan pernyataan umum dan disusul dengan penjelasan umum.
Contoh:
Pada tahun 2008 kualitas masyarakat Indonesia semakin rendah. Hal ini dapat dilihat dari semakin meningkatnya angka pengangguran di Indonesia.Yang tahun sebelumnya hanya 30%, prosentase angka pengangguran dan tahun ini bertambah menjadi 40%. Angka kriminalitas di Indonesia juga semakin membeludak.Dan yang paling parah banyak masyarakat Indonesia yang tidak mengikuti program pemerintah 9 tahun. Dilihat dari dua realita ini kita suda bisa mengukur SDM masyarakat Indonesia
2.Paragraf Induktif
Pargaragraf Induktif adalah Paragraf yang kalimat utamanya terletak diakhir kalimat dan kalimat penjelasnya terletak di awal paragraph. Paragraf ini diawali dengan urutan pernyataan khusus dan disusul dengan pernyataan umum.
Contoh:
Setiap hari Abo selalu pulang malam. Sekitar jam 20.00. Sangat tak masuk akal jika seorang pelajar pulang malam. Diapun tak pernah belajar. Hidupnya selalu di penuhi dengan gemerlapnya dunia. Tak ada kata susah didalam pikirannya. Maka dari itu sangart wajar sekali jika Abo tidak naik kelas
Selasa, 08 Mei 2012
Rabu, 14 Desember 2011
sisi negatif selalu bergantung pada internet
Pada kehidupan seperti sekarang ini kita mungkin tidak asing lagi dengan namanya internet, bisa dikatakan jendela dunia saat ini adalah internet, kenapa bisa begitu karena minat baca masyarakat saat ini sudah minim sekali, apalagi bagi anak-anak usia dini mereka sudah dikenalkan oleh internet maka dari itu minat baca terutaman anak usia dini sudah menurun sekali minta bacanya dan beralih pada internet, mereka dapat mencari informasi atau gambar-gambar dan permainan itu melalui internet. Salah satu sisi internet juga bisa berdampak negatif bagi anak-anak maupun orang dewasa, berikut sisi negatif yang selalu bergantung pada internet.
1.
mengabaikan kehidupan social.
Adakalanya seseorang yang telah kecanduan internet, bisa saja menghiraukan social disekelilingnya, orang tersebut bisa terpaku seharian di internet tanpa tahu apa yang ada di lingkunagnnya, hal ini memang cukup berbahaya jika terjadi, untuk itulah jia anda seorang netter, sebisa mungkin luangkan waktu untuk sekedar berbincang atau bercakap-cakap dengan masyrakat sekitar.
Adakalanya seseorang yang telah kecanduan internet, bisa saja menghiraukan social disekelilingnya, orang tersebut bisa terpaku seharian di internet tanpa tahu apa yang ada di lingkunagnnya, hal ini memang cukup berbahaya jika terjadi, untuk itulah jia anda seorang netter, sebisa mungkin luangkan waktu untuk sekedar berbincang atau bercakap-cakap dengan masyrakat sekitar.
2.
Cyber-relational addiction
adalah keterlibatan yang berlebihan pada hubungan yang terjalin melalui internet (seperti melalui chat room dan virtual affairs) sampai kehilangan kontak dengan hubungan-hubungan yang ada dalam dunia nyata.
adalah keterlibatan yang berlebihan pada hubungan yang terjalin melalui internet (seperti melalui chat room dan virtual affairs) sampai kehilangan kontak dengan hubungan-hubungan yang ada dalam dunia nyata.
3. Penipuan,
hal ini memang merajalela di bidang manapun. Internet pun tidak luput dari serangan penipu. berbagai modus menipu dalam internet bermunculan. dan bagi kita yang hobby berbelanja di internet memang harus berhati-hati dan tidak mudah percaya dengan segala macam dan produk yang ditawarkan di internet. karena jika kita tak teliti, kita pun bisa menjadi korban penipuan.
mengolah keuangan pribadi dengan kebiutuhan
Menciptakan uang (bekerja untuk orang lain atau menjadi pengusaha yang menghasilkan uang) tidak semudah membelanjakan.
Bagi kita yang kurang bijaksana dalam mengatur keuangan pribadi, hasil kerja yang berupa gaji bisa habis dalam beberapa hari. Setelah habis bingung deh. Maka nya mengatur keuangan secara bijaksana itu perlu.
Kebanyakan orang yang merasa terintimidasi dengan masalah ini, malah mengabaikannya. Persoalaan ini harusnya menjadi prioritas keluarga karena banyak sekali masalah timbul karena kurang bijaknya manajer keuangan keluarga dalam mengelola dan mengatur keuangannya.
Besar kecil uang yang diperoleh berupa gaji, pendapatan atau laba perusahaan tidak menjadi ukuran dalam suksesnya mengatur keuangan. Yang berpendapatan kecil tetap masih bisa menyisihkan uang setiap bulan untuk ditabungkan. Yang berpenghasilan besar juga tidak membelanjakan secara berlebihan sehingga uang yang disisihkan semakin banyak untuk mengembangkan usahanya.
Biasanya, kegagalan mengelola keuangan disebabkan oleh beberapa kesalahan seperti:
- Mempunyai kebiasaan menunda pembayaran bill.
- Menggunakan kredit card secara berlebihan (tidak ada kontrol).
- Tidak gemar menabung dan melakukan investasi.
- Mengunakan dana pinjaman untuk gonta-ganti mobil, barang elektronik dll.
- Menaruh telor dalam satu keranjang (menyimpan, menabung, investasi dalam satu tempat).
- Tidak mempunyai dana cadangan khusus bila terjadi kebutuhan mendadak.
- Tidak mengalokasikan dana untuk asuransi.
Cara bijaksana mengatur uang berarti anda harus menghindari kebiasaan di atas.
Tidak sedikit orang yang kemudian jatuh bangkrut (sebutan cocok untuk orang kaya yang kemudian jatuh miskin) karena kesalahan mengatur keuangan mereka. Keberhasilan dalam mengatur keuangan tidak berdasarkan "Banyak atau sedikit", tetapi mampu atau tidaknya mengatur jumlah uang tesebut.
1. Mengidentifikasi dan menetapkan prioritas keuangan.
2. Memikirkan dan mengembangkan sebuah rencana pencapaian.
3. Mengembangkan prosedur pelaksanaan perencanaan.
unsur-unsur kalimat
Setiap kalimat memiliki unsur penyusun kalimat. Gabungan dari unsur-unsur kalimat akan membentuk kalimat yang mengandung arti. Unsur-unsur inti kalimat antara lain SPOK :
- Subjek / Subyek (S)
- Predikat (P)
- Objek / Obyek (O)
- Keterangan (K)
Contoh nya :
Adik belajar matematika dikamar
S P O K
pengertian kalimat
Kalimat adalah gabungan dari dua buah kata atau lebih yang menghasilkan suatu pengertian dan pola intonasi akhir. Kalimat dapat dibagi-bagi lagi berdasarkan jenis dan fungsinya yang akan dijelaskan pada bagian lain. Contohnya seperti kalimat lengkap, kalimat tidak lengkap, kalimat pasif, kalimat perintah, kalimat majemuk, dan lain sebagainya.
Berikut ini adalah contoh kalimat secara umum :
- Anita adalah seorang siswa teladan di sekolah nya.
- Pergi!
- Bang Napi dihadiahi timah panas oleh polisi yang mabok minuman keras itu.
- Barbeque sedang konser tunggal di pinggir pantai ancol yang sejuk dan indah.
Langganan:
Postingan (Atom)